Cinta

Jika bicara tentang cinta, mungkin yang terpikir kita atau para ABG adalah tentang menjalin hubungan dengan lawan jenis. Namun, arti cinta itu sendiri sebenarnya sangatlah luas, tak bisa kita artikan dengan kata-kata.

Cinta tak melulu tentang pasangan hidup, cinta juga bisa bercerita tentang orang tua terhadap anak, anak terhadap orang tua, tuhan terhadap makhulknya, makhluk terhadap tuhannya. Cinta adalah satu kata sifat yang dapat merubah segalanya, tidak hanya buruk menjadi baik, tetapi juga baik menjadi buruk. Contohnya terlalu cinta terhadap harta. Cinta memang tak bisa diungkapkan melalui kata-kata, tanpa perlu diucapkan, orang telah dapat mengukur cinta seseorang terhadap sesuatu, meskipun ukuran tersebut tidak dapat pula dituliskan dengan angka.

Contohnya saja cinta orang tua terhadap anak, tak terlukiskan besarnya cinta mereka. Apapun itu, asal dapat memajukan dan membahgiakan si anak, dia akan berusaha untuk mendapatkannya. Seorang ibu takkan pernah lelah untuk merawat anaknya, rela bangun malam karena jeritan sang anak, meskipun sang anak ketika beranjak besar akan menghitung-hitung hal yang telah ia lakukan pada orang tuanya, padahal barang setetes keringatpun dia tak dapat membalasnya. Seorang ayah takan pernah lelah membantingg tulang, memeras keringat, untuk anaknya.

Meskipun ketika beranjak besar, sang anak dengan pongah meminta seenaknya apa yg dia inginkan tanpa tau manfaatnya. Ya, memang jika kita berbicara tentang cinta orang tua terhadap anaknya takkan pernah ada habisnya. Dan jika melihat balasan cinta seorang anak terhadap orang tuanya pada zaman sekarang, sangat miris kita melihatnya. Memang masih banyak anak-anak yang sangat mencintai orang tuanya didunia ini.

Namun seakan peluru yang menghujani, globalisasi, internet, dan segala macam yg disalah gunakan makin banyak yg merusak jika tidak dipergunakan dengan bijak. Memang disini berpangruh peran orangtua untuk mengawasinya. Namun bagi kita yg telah masuk masa remaja, masa menentukan jalan hidup, kita seharusnya telah bisa memilih mana yg buruk dan mana yang baik bagi kita, apalagi yg telah dewasa. Memang pada saat ini kita tidak pernah menghiraukan bagaimana kah orang tua kita. Namun siap kah kita jika tiba-tiba orang tua kita dipanggil allah yang maha kuasa?

Saya, tinggal jauh dari orang tua pada tahun 2013 lalu, namun ntah bagaimana saya tetap bisa merasakan hangatnya cinta mereka, memang pada saat saya telah jauh begini baru meraskan cinta mereka. Bahwa ketika serumah dengan orang tua, omelannya yg kita benci, setelah jauh baru saya sadar itu adalah ungkapan cinta mereka, ungkapan kekhawatiran mereka, dan pada saat itu saya sangat merindukannya.

Memang terasa kesal ketika kita diomelin, namun itulah cara mereka mengungkapkan rasa cinta mereka. Ini tak hanya berlaku bagi anak muda, bahkan anak yg telah berkeluarga sekalipun akan tetap terkadang mendapatkan omelan, yg membuat kita berpikir “ibu/ayah, aku sudah berkeluarga, aku sudah dewasa”, namun sekali lagi, itulah ungkapan kasih saying mereka. Apalagi ketika sudah mulai tua, dan sifatnya telah mulai mudah untuk merasa tersinggung.

Saya terkadang heran melihat anak muda sekarang yg dengan mudahnya mengungkapkan cinta kepda pacarnya, namun lidah serasa dijepit ketika hendak mengucapkannya terhadap orang tua, dengan mudahnya  mengatakan aku tak bisa hidup tanpamu, padahal untuk beli permen saja uangnya dari orang tua, yang lansung nurut jika dipanggil/disuruh oleh pacar, namun bersungut-sungut ketika dipanggil atau disuruh orang tua.

Tidak hanya pacar, bahkan temanpun kita lebihkan dari orang tua. Jadi, sayangilah orang tua kalian sebelum terlambat, sebelum ada orang yang menelpon atau menyuruh kita untuk pualng pada saat bekerja ataupun sekolah sambil nangis, dan pada saat kita sampai rumah orang2 lagi baca yasin dan bendera kuning terkibar di depan rumah kita.

One Comment

  1. Sahmual

    Ungkapan “cinta Orang tua terhadap anak sepanjang jalan dan cinta anak terhadap orang tua sepanjang galah” masih cukup relevan sampai sekarang..
    Satu hal yg banyak tidak dipahami banyak orang terhadap orang tuanya bahwa seberapa besar seorang anak, naik dari sisi usia, jabatan, sdh berkeluarga atau bahkan si anak sudah punya cucu sekalipun masih tetap dianggap anak kecil yang bisa diatur2 oleh orang tuanya dan itu adalah ungkapan cintanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *